
Assalamu'alaikum wr.wb..
Para pemabaca setia, pada kali ini Rohis SMAN 1 Pekanbaru menghadirkan hasil kreatifitasnya dengan cara membuat mading. Tema yang di bawakan adalah "HARI KIAMAT". Kenapa temanya hari kiamat? Hal ini dikarenakan banyak ramalan-ramalan yang menjelaskan bahwa kiamat pada tahun 2012 ini. So, karena itulah kami dari tim mading Rohis1 membawakan tema tersebut.
Penasaran apa saja artikel yang ditampilkan di mading tersebut? Silahkan datang ke Sekretariat Rohis1 di SMAN 1 Pekanbaru, Jln Sultan Syarif Kasim 159 Pekanbaru-Riau.
Insyaallah kami akan menyambut atas kedatangan anda :)
Mading Rohis SMAN 1 Pekanbau edisi pertama
Remaja Islam yang cerdas

Berikut kriteria Remaja Islam yang cerdas : 1. Taat pada Allah dan Rasul "Ta'atilah Allah dan RasulNya, jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir." (Q.S Ali Imron : 32) 2. Selalu menjaga kesehatan diri " Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah, pada keduanya ada kebaikan . " (HR. Muslim) 3. Jadilah orang yang pintar ".... Allah akan meniggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..." (QS. Al Mujadilah : 11) 4. Cerdas Setiap remaja muslim harus berfikiran cerdas. Cerdas versi Rasul adalah orang yang selalu ingat akan kematian, sehingga dengan begitu kita akan selalu mempersiapkan bekal untuk hari kemudian. 5. Trampil Sebagai remaja muslim harus punya banyak keterampilan, diantaranya trampil mengatur uang jajan, trampil mengelola waktu, trampil dalam bergaul dll. 6. Menjaga Penampilan Diri Penampilan diri seorang muslim harus bersih, rapih, sopan, santun, ramah. 7. Disiplin dalam menjalani setiap aktifitas kehidupan 8. Optimis dalam Hidup, selalu berusaha agar hari ini lebih baik dari hari kemarin. 9. Sabar dengan ketetapan Allah. Apapun yang telah terjadi dalam kehidupan ini semua hanya terjadi dengan izin Allah, seorang remaja muslim harus ikhlas dengan setiap ketetapan Allah yang membuat hati ini senang ataupun kecewa. Yakinlah Allah akan memberikan yang terbaik untuk kita kalau kita memintanya. Semoga bermanfaat. ^^
Sejarah Tahun Baru Masehi dan Pandangan menurut Islam
Remaja Muslim, Valentine's day, dan Perlawanan Budaya
- BackgroundHistoris Valentine's Day
- Islam, Valentine'sDay, dan Cinta
- Islam dan PerlawananBudaya
Doa Para Akhwat yang sangat merindukan datangnya seorang pendamping
Tuhanku…
Aku berdo’a untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku
Seseorang yang sungguh mencintaiMu lebih dari segala sesuatu
Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau
Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMuWajah tampan dan daya tarik fisik tidaklah penting
Yang penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau
dan berusaha menjadikan sifat-sifatMu ada pada dirinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup sehingga hidupnya tidaklah sia-siaSeseorang yang memiliki hati yang bijak tidak hanya otak yang cerdas
Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tapi juga menghormatiku
Seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi juga dapat menasihatiku ketika aku berbuat salahSeseorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tapi karena hatiku
Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika aku di sisinyaTuhanku…
Aku tidak meminta seseorang yang sempurna namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna,
sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu
Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya
Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurnaTuhanku…
Aku juga meminta,
Buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sekedar cintakuBerikanlah sifat yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMu
Berikanlah aku tangan sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana,
mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat dan tersenyum untuk dirinya setiap pagiDan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan:
“Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna.”Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat
Dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang telah Engkau tentukanAmin….
Jika Aku Jatuh Cinta

Allahu rabbi,
Aku minta izin,
Bila suatu saat aku jatuh cinta,
Jgn biarkan cinta untuk-Mu berkurang,
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau.
Allahu rabbi,
Aku punya permintaan,
Bila suatu saat aku jatuh cinta,
Penuhilah hatiku dgn bilangan cinta-Mu yg tak terbatas,
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh.
Allahu rabbi,
Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta,
Pilihkan aku seseorang yg hatinya penuh dgn kasih-Mu dan membuatku smakin mengaggumi-Mu.
Allahu rabbi,
Bila suatu saat aku jatuh hati,
Pertemukanlah kami,
Berilah kami kesempatan utk lebih mendekati cinta-Mu.
Allahu rabbi,
Pintaku terakhir adlh seandainya kujatuh hati,
Jgn pernah kau palingkan wajah-Mu dariku,
Anugrahkanlah aku cinta-Mu
Cinta yg tak pernah pupus oleh waktu..
Ukhti, Don't Give Up
Pernah ngga ngerasain pikiran mumet banget? Berasa di pundak ini memikul berkilo-kilo beban penderitaan. Penyebabnya macem-macem. Nilai jeblok, kehilangan sahabat sampai kisah diputusin kekasih hati. Di akhir tahun ajaran atau semester, korban ‘frustasi’ banyak menimpa kita-kita loh. Pas nilai ujian diumumkan dan ternyata tak sesuai harapan, ya ampyuuunnn…. Cilaka dua belas! Dunia serasa mau runtuh. Ada yang nangis-nangis, teriak-teriak sampai kejang-kejang. Kegagalan itu menyakitkan, kawan!
Hemmm…. Iyah, kegagalan memang menyakitkan. Sesak dan nusuk banget. Segala bentuk yang tidak kita suka, yang bikin puyeng dan berasa malu-maluin sering kita hindari. Salah satunya kegagalan. Ngomong-ngomong soal kegagalan, Alga jadi inget sama satu tokoh dunia, Abraham Lincoln. Selama bertahun-tahun dia harus berjuang untuk mengikuti puluhan kampanye pemilihan dan bangkit dari kegagalan. Tahun 1831, Lincoln mendera kebangkrutan bisnis. Setahun berikutnya, ia coba ikut pemilu. Ehh… gagal. Belum kapok juga, tahun 1834, Lincoln kembali mengadu nasib dalam pemilu. Tahu hasilnya? Gagal maneng, sodara-sodara! Huahaha…. Kegagalan demi kegagalan terus menuai dirinya di tahun-tahun berikutnya. Bukan hanya kalah pemilu, bahkan pada 1836 dia mengalami penyakit nervous breakdown akibat rasa sedih mendalam pasca kematian kekasih tercinta. Apakah Lincoln menyerah? Weits, pantang menyerah. Barulah pada tahun 1860 ia akhirnya berhasil menduduki jabatan sebagai Presiden Amerika Serikat.
Rasulullah SAW, sebagai teladan yang agung juga sosok yang sabar dalam segala dera. Dalam dakwahnya, berkali-kali rasul ditolak oleh para pemuka kabilah. Semua mencemooh dan termakan dengan hasutan para penghasut. Bahkan ketika rasul datang ke bani thaif untuk meminta nusroh (pertolongan), pemuka bani thaif malah menyuruh orang-orang bodoh dan anak-anak untuk melempari rasul layaknya orang gila yang masuk ke kampung orang. Masyaallah, tega bener tuh orang-orang. Meski sudah diperlakukan dengan sadis, ngga pernah rasul berputus asa. Orang-orang jahil tersebut malah didoakan supaya cepat sadar dan rasul bangkit dengan strategi berikutnya, walau hati rasul sempat sedih mendapat penolakan yang sedemikian rupa. Begitulah orang-orang besar. Mereka hidup dengan jiwa yang besar, tidak keok ditimpa ‘kegagalan’.
Sebenarnya kegagalan itu tidak perlu ditakuti. Angkatlah ia menjadi teman, sebab tidak ada orang yang bisa mengelak sepenuhnya dari kegagalan. Lalu, seperti apakah mengangkat kegagalan sebagai teman?
****
FAILURE QUOTIENT FOR UKHTI FILLAH
Failure Questient ? Apaan tuh? Failure Questient alias kecerdasan kegagalan adalah kemampuan seseorang dalam mengelola rasa takut, ketidaknyamanan, depresi akibat kegagalan yang menimpanya sehingga berubah menjadi energi positif yang membangkitkan. Kegagalan yang biasanya menjadi momok bagi banyak orang, secara ‘simsalabim’ bisa diubah menjadi semangat dengan menghadirkan failure questient dalam diri kita. Tangis berubah menjadi senyum. Energi negatif diubah menjadi energi positif (Duehh… berasa lagi belajar fisika nih, hehe). Woi, walaupun kita ini cewe-cewe yang identik dengan sisi melankolis…. tapi bukan berarti boleh cengeng. Apalagi berujung pada putus asa. Wehh… alamat sesat, sist!
Mereka menjawab,’Kami menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan benar, maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang berputus asa’. Ibrahim berkata,’Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmad Tuhannya, kecuali orang-orang yang sesat’ (TQS. Al-Hijr: 55-56)
Hii… syerem euy. Kalo udah kena virus ‘putus asa’, dunia berasa gelap. Harapan-harapan bisa pupus. Wuss.. Lihat aja kasus bunuh diri yang menimpa kalangan remaja. Biasanya karena hilangnya harapan dan berharap pada mimpi kosong. Syaithan menggembosi kita untuk kalut dan ragu menghadapi hari esok. Maka mulailah kita berburuk sangka pada segala sesuatu. Nah, yang paling parah, kita berburuk sangka pada Allah ta’ala. Rasul SAW pernah bersabda sebelum wafatnya:
”tidak boleh mati salah seorang diantara kalian kecuali dalam keadaan berprasangka baik kepada Allah” (HR. Muslim)
Dalam hadist qudsi juga disebutkan: ”Aku tergantung prasangka hamba-Ku kepada-Ku, apabila ia berprasangka baik kepada-Ku, maka kebaikan baginya. Dan bila berprasangka buruk kepada-Ku, maka keburukan baginya”(HR. Ahmad)
Ukhti yang Alga sayangi, Masa sih kita buruk sangka pada Allah yang sudah demikian baik ? Semua udah DIA beri. Kehidupan, usia, rizqi dan buanyaaakk lagi. Nafas gratis, paru-paru gratis, ginjal gratis, coba kalo bayar?? Hehehe.
Ayooo…. Jangan menyerah! Kita pasti bisa! Allah bersama kita, yup!source : http://keepfight.wordpress.com/2011/02/21/ukhti-dont-give-up/
Allah mengajarkan cinta

Pernahkah hatimu merasakan kekuatan mencintai
Kamu tersenyum meski hatimu terluka karena yakin ia milikmu,
Kamu menangis kala bahagia bersama karena yakin ia cintamu
Cinta melukis bahagia, sedih, sakit hati, cemburu, berduka
Dan hatimu tetap diwarnai mencintai, itulah dalamnya cinta
Pernahkah cinta memerahkan hati membutakan mata
Kepekatannya menutup mata hatimu memabukkanmu sesaat di nirwana
Dan kau tak bisa beralih dipeluk merdunya nyanyian bahagia semu
Padahal sesungguhnya hanya kehampaan yang mengisi sisi gelap hatimu
Itulah cinta karena manusia yang dibutakan nafsunya
Cinta adalah pesan agung Allah pada umat manusia
DitulisNya ketika mencipta makhluk-makhlukNYA di atas Arsy
Cinta dengan ketulusan hati mengalahkan amarah
Menuju kepatuhan pengabdian kepada Allah dan Rasulnya
Dan saat pena cinta Allah mewarnai melukis hatimu, satu jam bersama serasa satu menit saja Ketika engkau memiliki cinta yang diajarkan Allah
Kekasih menjadi lentera hati menerangi jalan menuju Illahi
Membawa ketundukan tulus pengabdian kepada Allah dan RasulNya
Namun saat cinta di hatimu dikendalikan dorongan nafsu manusia
Alirannya memekatkan darahmu membutakan mata hati dari kebenaran
Saat kamu merasakan agungnya cinta yang diajarkan Allah
Kekasih menjadi pembuktian pengabdian cinta tulusmu
Memelukmu dalam ibadah menuju samudra kekal kehidupan tanpa batas
Menjadi media amaliyah dan ketundukan tulus pengabdian kepada Allah
Itulah cinta yang melukis hati mewarnai kebahagiaan hakiki
Agungnya kepatuhan cinta Allah bisa ditemukan dikehidupan alam semesta
Seperti thawafnya gugusan bintang, bulan, bumi dan matahari pada sumbunya
Tak sedetikpun bergeser dari porosnya, keharmonisan berujung pada keabadian
Keharmonisan pada keabadian melalui kekasih yang mencintai
Karena Allah adalah kekasih Zat yang abadi
Cintailah kekasihmu setulusnya maka Allah akan mencintaimu
Karena Allah mengajarkan cinta tulus dan agung
Cinta yang mengalahkan Amarah menebarkan keharmonisan
Seperti ikhlas dan tulusnya cinta Rasul mengabdi pada Illahi Itulah cinta tertinggi menuju kebahagiaan hakiki
Sumber: Allah Mengajarkan Cinta oleh Eko Jalu Santoso, Cibubur - Pebruari 2005.
Ketika Takdir Menguji Cinta

“DUBRAK…” banting pintu kamar kost nya.
“Hari yang melelahkan..” getar bibirnya pelan.
Sejurus ia langsung nyalakan AC kamarnya. ia campakkan tas kerjanya, ia rebahkan badannya..Wusss… angin sejuk langsung menampar tubuhnya. Ia lihat jam di dinding, masih jam empat, masih ada satu jam lagi. Ucapnya pelan. Ia baringkan badannya dikasur, ia hendak istirahat sejenak sebelum berangkat kuliah, rencana hatinya. Karena baginya waktu sangat bermanfaat dalam hidupnya, aktivitasnya cukup sibuk, pagi ia bekerja, sore hari ia kuliah. Ia bekerja di sebuah perusahaan cukup besar di kota dumai itu, penghasilannya lebih dari cukup, maka dari itu, untuk sekolah adiknya, ia yang mengambil alih.
Ti dit…ti dit…
Tidurnya terganggu dengan dering HP nya. Ada sms masuk, ucap batinnya. Ia baca
“Ass.. mas Irul.. sebelumnya aku mohon maaf beribu maaf mas..
Dalam keputus asaanku. Aku ingin mengabarkan bahwa aku akan menikah esok hari.
Allah mentakdirkan lain. Doakan aku ya mas…”
Spontan ia kaget, ia bingung, ada apa yang terjadi dengan Luna. Tanya batinnya. Luna adalah pacarnya, cinta yang ia jalin hampir tiga tahun itu, tiba tiba hancur berkeping keping, tak tahu apa penyebabnya, padahal baru bulan kemaren ia mengunjungi Luna dan keluarganya. Semua berjalan lancar penuh dengan canda tawa. Ia coba telpon, tenyata tidak aktif. Ia coba kembali, tetap masih nada yang sama. Ia bangkit dari kasurnya, semula jadwalnya hari itu hendak kuliah, sementara waktu ia batalkan dulu. Hatinya masih risau dan bingung, sekejap mata ia langsung tancap gas menuju rumahnya Luna, dengan mengendarai sepeda motornya, ia melaju membelah jalan dengan hatinya bertanya Tanya. Ya Rabb, apa yang terjadi ya rabbi. Rintih hatinya bingung. Di jalan, ia melaju dengan kecepatan tinggi, ia ingin tahu segera, gerangan apa yang terjadi dengan pacarnya. Baru bulan yang lalu ia merencanakan bersama keluarganya luna untuk melamar Luna setelah kuliahnya selesai, hanya tinggal menunggu skripsinya selesai saja baru ia akan wisuda.
Setelah sampai didepan rumah Luna, ia langsung memarkirkan sepeda motornya, jarak rumah luna cukup jauh dari tempat kostnya, Tok.. tok.. tok.. “assalamu’alaikum.” Sapanya sambil mengetuk pintu. Ia tunggu sejenak, belum ada jawaban, ia ulangi tok..tok..tok.. “Assalamu’alaikum..”
“Wa’alaikum salam,” pintunya terbuka, ternyata ibunya Luna, “Sore bu. Maaf menggangu. Lunanya ada bu” sapanya ramah. “Eh. Nak irul, silahkan masuk dulu nak.” jawab ibunya Luna sambil mempersilahkan masuk. “Terima kasih bu.” Ia tatap wajah ibunya Luna, ada kegelisahan dan kesedihan yang mendalam tergambar dari raut wajahnya, mukanya terlihat pucat melihat irul yang datang. Hatinya semakin bingung.
“Lunanya ada bu?” tanya penasaran. Ibunya luna diam menunduk sesaat. “Lu..Luna pergi ke pekanbaru bersama ayahnya nak Irul. Emang nak irul tidak diberi tahu Luna..?” jawab ibunya dengan getar bibir terbata bata. “Justru itu bu, aku ingin menanyakan perihal apa yang terjadi dengan Luna? Tiba-tiba aku mendapat sms dari Luna,” Irul menjelaskan maksud kedatangannya. Tiba tiba mata ibunya Luna berkaca kaca dan menunduk diam sesaat. Ada kepedihan dalam batinnya, suasana ruangan itu menjadi hening, hati Irul semakin bingung bercampur gelisah, “Bu, apa yang terjadi dengan Luna bu?” Tanyanya memecah keheningan. “Ma.. Maafkan kami nak Irul. Maafkan kami, takdir Allah-lah yang berkuasa.” Jawab ibunya Luna dengan terbata.
“Sebenarnya apa yang terjadi bu?”
“Ba..baiklah.” ibu coba menjelaskan semua, “kami telah menerima kuasa takdir Allah, se..sebenarnya yang terjadi adalah bermula saat Luna seminar di pekan baru. Dua hari setelah nak Irul datang bulan kemarin kesini, Luna minta izin mengikuti seminar . Kampusnya Luna mengirim utusan dua orang untuk mengikuti seminar itu, Luna salah satunya. Seminar IPTEK itu diadakan pemko pekanbaru, ia berangkat bersama Indra teman kampusnya. Indra adalah anak ketua yayasan kampusnya Luna. Seminar itu berlangsung dua hari, kampusnya Luna memberikan fasilitas dua kamar hotel untuk menginap.” Tiba-tiba suara ibunya luna terhenti dan tangisnya semakin menjadi jadi.
Dengan perasaan gelisah hati Irul menebak nebak apa yang terjadi. “Tenang bu. sabar bu!” Tangis ibunya Luna diam sesaat, ia coba menerima realita yang ada. Lalu ia melanjutkan, “Sepulangnya Luna dari pekan, wajah Luna tampak pucat. Kami coba menanyakan ada apa dengannya. Ia tak mau cerita, tetapi kami coba merayu dan memaksanya. Dengan hati menjerit dan berlinang air mata, ia menjelaskan, bahwa ia dijebak dan diperkosa oleh Indra.” Tiba-tiba tangis ibunya luna kembali meledak, air matanya mengalir deras. “Ternyata Indra telah lama menyukainya, ia mengetahui bahwa Luna akan segera dilamar nak Irul. Maka itu, dalam kesempatan adanya seminar itu, ia minta kepada ayahnya yang ketua yayasan untuk mengirim ia bersama Luna,” lanjut ibunya Luna sambil menangis.
Hati Irul pedih, langit seakan runtuh ia rasa. Matanya berkaca kaca, badannya kaku serasa lumpuh, bibirnya bertasbih. Batinnya merintih dengan apa yang baru ia dengar. “Kami pihak keluarga telah sepakat untuk menikahkan Luna dengan Indra. Maafkan kami nak Irul. Maafkan kami.” Ibunya Luna mengakhiri penjelasannya. Suasana jadi mencekam, hati Irul seakan ingin meledak, wajahnya menunduk, ada yang menetes dari matanya. Ia tidak kuat untuk menahan perasaannya. Ia langsung pamit. “Ass…assalamu’alaikum bu. Saya pamit, sampaikan salam tegarku buat Luna.”
Dalam perjalanan pulang bibirnya terus bertasbih, hatinya remuk, matanya terus mengalirkan sesuatu. Pernikahan yang ia rencanakan gagal, wisuda yang ia tunggu tunggu sebagai awal puncak kesuksesan masa depannya, terasa tak bermanfaat lagi. Luna adalah gadis cantik dan jelita, pujaan hatinya itu telah terbang dibawa seekor elang yang rakus tak bermoral. Sesampainya dikamar kostnya, ia menangis sejadi jadinya. Ia meratap kepada langit, ia mohon kepada Allah untuk diberi kekuatan dan ketabahan. Ia larut dalam kesedihan. Tiba-tiba suara adzan maghrib berkumandang terdengar olehnya. Panggilan tuhan merasuk dalam batinnya. Dengan berlinang air, mata ia mencoba tegar menghadapi kuasa Allah itu. Ia wudhu’, ia bentangkan sejadahnya, ia bertakbir. Usai sholat, ia munajat kepada Rabb-nya. Ia bertafakkur, ia roboh bersujud dihadapan takdir Allah. Ia utarakan kegundahan hatinya. Ia berharap diberikan cinta diatas cinta.
Enam bulan telah berlalu, dengan hati yang tegar ia selesaikan kuliahnya. Kini ia akan meraih gelar S1 nya. Namun dari hari kehari bayangan Luna masih saja hadir dalam benaknya. Tanpa kabar, tanpa pertemuan dan tanpa penjelasan terakhir dari bibir Luna. Setelah hari yang pahit itu, ia coba menata kembali masa depannya. Di hari wisudanya itu, sengaja ia panggil ibunya dari kampung untuk mendampinginya. Senyum ibunya itulah yang membuat ia cukup terhibur menghadapi hari yang ia tunggu tunggu dulu, hari yang semula ia rencanakan untuk melamar Luna, tapi keadaan berubah. Dengan bantuan Allah-lah ia sanggup menghadapi semuanya. Tiba tiba suasana Aula gedung itu bertasbih. Acara wisuda heboh dengan kedatangan sosok bidadari yang anggun jelita. Mata semua lelaki memandang kearahnya. Ia menoleh. “Subhanallah.” batin nya bertasbih. Sosok itu adalah Luna, wajahnya yang dibalut jubah dan jilbab putih itu seakan membuat ia seperti bidadari yang baru turun dari langit. Hatinya berdesir, jantungnya berdegup kencang. Sama seperti rasa pertama kali ia berjumpa dengan Luna dulu. “Alangkah beruntung orang yang menikahinya..” Batinnya mengupat..
“Astaghfirullah, ia sudah menikah. Aku haram memikirkannya.” getar bibirnya menepis perasaannya. Ibunya tersenyum melihat perubahan pada anaknya. “Apa lagi rul, kamu udah pantas menikah. Kerjaanmu sudah mapan, sarjana pun sudah ditangan, semua para ibu-ibu ingin bermenantukan kamu.” Canda ibunya, karena ibunya tidak tahu dengan apa yang terjadi, ia hanya balas dengan senyuman. “Tunggu saja bu pilihan Allah.” jawabnya.
Ternyata Luna menghampirinya. “Assalamu’alaikum. Selamat ya mas, aku datang bersama ibu ingin melihatmu.” Sapa Luna dengan senyuman malu.
“Wa’alaiku salam, terima kasih. Ibumu mana dan ….”
”Dan apa mas?” potong luna. Seakan Luna sudah mengetahui maksud nya.. “Oh ya.. kedatanganku kali ini hanya untuk menyampaikan maafku saja kok mas, dan menjelaskan apa yang terjadi padaku selama ini. Sekaligus menebus ketidakberdayaanku mas.” lanjut Luna dengan wajah menunduk dengan matanya meneteskan sesuatu. Belum sempat bertanya lagi, Irul diajak Luna bicara empat mata. Luna hendak menjelaskan sesuatu hal yang penting seperti yang ia tunggu selama ini.
“Baik lah. Kita ke depan musholla saja.” Dengan air mata yang terus jatuh, Luna coba menenangkan diri. Ia menjelaskan apa yang terjadi selama ini. “Mungkin mas telah diberi tahu ibu kejadian yang menimpaku. Tetapi semua itu berubah, ternyata takdir Allah berubah lagi. Aku terus berdo’a kepada Allah, agar diberi kekuatan untuk menjalani hidup. Umur pernikahanku dengan lelaki itu hanya bertahan satu minggu, setelah acara pesta pernikahan kami di pekanbaru usai, tanpa melalui malam pertama ia lebih memilih merayakan pesta kemenangannya bersama teman temannya, pada malam itu ia bersama komplotannya merayakan pesta narkoba. Dan naas, malam itu juga ia overdosis dan dibawa kerumah sakit. Satu minggu ia koma tak sadarkan diri, lalu ia tewas, aku hanya melihat proses kuasa Allah itu dengan bersyukur, Allah maha tahu penderitaan hambanya. Maka dari itu mas, Allah sedang menguji diriku, statusku sekarang janda mas.” jelas luna panjang lebar dengan hati tegar.
“Jadi ..?” Ucap Irul ceplos sambil melihat kondisi Luna.
“Oh ya. Aku sekali lagi bersyukur kepada Allah. Setelah seminggu kematian brengsek itu, aku memeriksakan diri ke dokter. Ternyata kesucianku masih utuh. Brengsek itu hanya menjebakku agar ia punya alasan untuk menikahiku. Begitu lah kisah hidupku mas. Allah masih menyayangiku.”
Mendengar semua penjelasan itu, hati Irul berdesir, setetes embun masuk ke dalam batinnya. Ternyata ujian Allah telah berakhir. Ia bertakbir dalam hati. Ia hendak langsung melamar Luna hari itu juga.
Popular Posts
-
Assalamu'alaikum wr.wb... Hai sobat pembaca! Edisi kali ini, penulis ingin menampilkan tentang MOS di SMAN 1 Pekanbaru. Mungkin sobat pe...
-
Setiap tanggal 14 Februari adahiruk-pikuk remaja dunia. Mereka punya hajat besar dengan merayakan sebuah hariyang dikenal dengan Valentine...
-
Berikut kriteria Remaja Islam yang cerdas : 1. Taat pada Allah dan Rasul "Ta'atilah Allah dan RasulNya, jika kamu berpaling, mak...
-
Pernahkah hatimu merasakan kekuatan mencintai Kamu tersenyum meski hatimu terluka karena yakin ia milikmu, Kamu menangis kala bahagia bersam...
-
Dalam AL-QUR'AN, CINTA memiliki 8 PENGERTIAN, berikut ini penjelasannya : CINTA MAWADDAH adalah jenis cinta mengebu-gebu, membara dan “n...
-
Assalamu'alaikum wr.wb.. Para pemabaca setia, pada kali ini Rohis SMAN 1 Pekanbaru menghadirkan hasil kreatifitasnya dengan cara membuat...
-
Pulang kampung setelah lima tahun di rantau menuntut ilmu, memberi warna tersendiri dalam hati. Dengan mengantongi ijazah sarjan...
-
Allahu rabbi, Aku minta izin, Bila suatu saat aku jatuh cinta, Jgn biarkan cinta untuk-Mu berkurang, Hingga membuat lalai akan adanya Engkau...
-
“DUBRAK…” banting pintu kamar kost nya. “Hari yang melelahkan..” getar bibirnya pelan. Sejurus ia langsung nyalakan AC kamarnya. ia campakka...
-
” Ketika tidak ada lagi cara untuk mencari kebahagiaan maka kita hanya memiliki satu pilihan untuk mengorbankan apa yang kita sebut kebenc...






